Ketahui Jenis Atap yang Mampu Menciptakan Nuansa Sejuk di Rumah

0
15
Roof with a loft conversion Stowmarket UK
Sumber : Qhomemart.com

Atap merupakan salah satu bagian paling vital pada bangunan. Selain memiliki fungsi utama melindungi seisi rumah dari terik dan hujan, atap pun berperan dalam menentukan sirkulasi udara. Jika jenis atap yang dipilih tidak sesuai, rumah pun dapat terasa gerah bahkan pengap.

Apa Saja yang Menyebabkan Rumah Terasa Panas?

harga atap rumah
Sumber : Finance.detik.com

Hawa panas yang terasa di dalam rumah tidak hanya disebabkan oleh cuaca yang terik. Lebih dari itu, aspek bangunan dalam rumah mungkin turut memperparah kondisi tersebut. Berikut beberapa faktor yang dapat menyebabkan bagian dalam rumah terasa panas:

1. Aliran udara kurang baik

Mungkin Anda sering merasakan hawa yang terlalu panas begitu penyejuk ruangan dimatikan. Hal tersebut bisa jadi disebabkan aliran udara yang kurang baik. Aliran udara yang tidak terkendali membuat suhu di dalam rumah jadi lebih cepat naik. Buruknya aliran udara pun kerap terjadi karena pemasangan kusen dan ornamen yang terlalu rapat, hingga akhirnya menyebabkan udara panas terjebak dalam rumah.

2. Kaca jendela

Kaca merupakan konduktor panas yang efektif. Jadi, jangan heran udara dalam rumah jadi cepat panas jika ruangan didominasi jendela dengan material kaca tunggal. Hal ini sebenarnya dapat dihindari dengan memasang kaca sekunder yang dilengkapi manfaat termal. Namun, pastikan kaca sekunder yang dipilih dapat dibuka dan ditutup dengan mudah agar aliran udara tidak terganggu.

3. Atap

Saat suhu atap rumah meningkat, panas akan terdorong ke bawah melalui plafon dan tersimpan di dalamnya. Jenis atap yang  kurang sesuai serta tidak adanya insulasi pada plafon dapat memperparah kondisi ini. Itulah sebabnya, Anda harus memilih jenis atap yang tepat untuk hunian, terlebih jika tinggal di daerah dengan cuaca relatif panas sepanjang tahun.

Ini Jenis Atap yang Bikin Rumah Jadi Lebih Sejuk

jenis atap rumah multiroof
Sumber : Kontraktorjasarenovasirumah.co.id

Memilih atap rumah dengan material yang mampu menahan hawa terik panas merupakan kunci untuk menciptakan nuansa sejuk di rumah. Yuk, kenali jenis-jenis atap rumah tinggal yang bisa bikin rumah jadi lebih adem berikut ini:

  1. Atap Sirap

Atap sirap terbuat dari material kayu ulin yang memiliki nilia estetika yang khas. Jenis atap satu ini biasanya digunakan bangunan museum, keraton, serta tempat ibadah. Salah satu keunggulan utama yang dimiliki atap kayu ulin adalah karakteristiknya yang mampu menyerap panas dengan baik. Yang menarik, atap sirap pun memiliki bobot ringan dan cukup kukuh, meski terbuat dari kayu. Jika Anda menginginkan hunian yang bernuansa tradisional tetapi juga tetap memiliki kesan adem, tak ada salahnya memilih jenis atap satu ini.

  1. Atap Keramik

Soal tampilan, atap keramik memiliki kesan elegan dan mahal. Tak hanya cantik, atap keramik juga memiliki daya tahan luar biasa terhadap cuaca ekstrem. Keramik dikenal cukup tangguh dalam menghalau korosi dan terjangan hujan lebat. Saat cuaca panas, keramik dapat mengunci suhu panas agar tak masuk ke rumah. Namun, Anda mungkin memerlukan bujet lebih mahal dan tenaga pemasangan ahli.

  1. Atap Tanah Liat

Meskipun jenis atap multiroof jadi pilihan populer pemilik rumah masa kini, masih banyak pula yang tetap mengandalkan genteng tanah liat sebagai atap rumah. Harga yang terjangkau mungkin jadi faktor utama kepopuleran atap tanah liat. Di balik harganya yang relatif murah, jenis atap satu ini dapat cukup diandalkan dalam meminimalisasi masuknya suhu panas ke rumah.

Untuk jangka panjang, genteng tanah liat mampu melindungi rumah dari perubahan cuaca dengan cukup baik. Namun, Anda harus siap dengan biaya perawatannya sebab tanah liat memiliki karakteristik mudah lumutan dan rawan geser.

  1. Atap uPVC

Masyarakat mungkin mengenalnya sebagai jenis atap kanopi. Memang tidak salah, sebab kanopi kebanyakan dibuat dari material PVC atau bahan dasar plastik. Meski demikian, uPVC tetap berbeda dari PVC, terutama dari segi ketahanan.

Material uPVC diklaim lebih unggul dalam mencegah penyebaran api dan listrik. Di samping itu, atap uPVC modern pun sudah dibekali lapisan pelindung ultraviolet yang mampu mengisolasi panas sekaligus mencegah perubahan warna pada atap. Kekurangannya mungkin ada pada harganya yang mahal serta pilihan warnanya yang terbatas. Namun, untuk rumah modern minimalis, jenis atap ini dapat menghadirkan kesan sederhana yang tetap menawan.

  1. Atap Metal

Atap metal atau logam kini makin populer. Jenisnya pun beragam, ada genteng metal spandek, standing steel, stainless steel, millenium, dan metal pasir. Biasanya atap metal banyak digunakan pada bangunan tinggi di perkotaan karena diklaim mampu bertahan hingga seratus tahun. Meskipun dikenal sebagai konduktor, material metal masa kini sudah dilengkapi pelapis expanded polystyrene (EPS) yang mampu meredam udara masuk sehingga rumah dapat terasa lebih sejuk.

  1. Atap Beton

Soal daya tahan, Anda tak perlu meragukan kemampuan atap beton. Tak hanya mampu menahan panas, beton juga awet, tidak mudah terbakar, dan tahan terhadap terpaan hujan maupun angin lebat. Berkat karakteristiknya ini, atap beton kini perlahan menjadi primadona di kalangan pencinta hunian modern dan minimalis.

Sayangnya, jenis atap beton terbilang lebih mahal. Selain itu, sama seperti atap tanah liat, beton pun rentan ditumbuhi lumut. Ruangan yang dinaungi atap beton juga biasanya memiliki tingkat kelembapan cukup tinggi.

  1. Atap aspal

Atap aspal atau bitumen juga saat ini mulai populer berkat ketahanan dan tampilannya yang menarik. Di samping dikenal mampu menahan gelombang panas matahari, atap bitumen juga andal dalam meredam suara bising. Tak heran jika bitumen sering dipilih sebagai material atap untuk gedung maupun hunian yang berada di pinggir jalan.

Itulah beberapa jenis atap rumah tinggal yang dapat menjadi referensi untuk Anda dalam membangun rumah yang sejuk dan nyaman. Setelah mengetahui aneka jenisnya, sekarang saatnya melakukan riset seputar harga atap rumah. Dengan memilih jenis atap rumah yang sesuai kebutuhan dan bujet, cita-cita Anda untuk membangun hunian yang nyaman dapat diwujudkan dengan lebih mudah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here