7 Langkah Buat Financial Planning Sederhana untuk Pemula

0
8
Business woman doing financial planning on black table with docu
Sumber : Envato.com

Setelah bekerja dan punya penghasilan sendiri, kamu tentu punya rencana atau impian yang ingin diwujudkan, mulai dari cita-cita membeli rumah dan kendaraan sendiri, atau sekadar membeli barang keren dan menyalurkan hobi. Semua sah-sah saja kamu lakukan sebagai bentuk apresiasi pada diri sendiri atas kerja kerasmu.

Namun, sudahkah kamu mempunyai financial planning sederhana untuk mencapai tujuan itu?

Tanpa perencanaan keuangan yang matang, kamu akan kesulitan mengelola penghasilan dan mengaturnya ke pos-pos pengeluaran yang ada. Sebelum mewujudkan satu per satu keinginan tadi, yuk, simak bagaimana cara membuat financial planning untuk pemula.

Mengapa Harus Buat Financial Planning?

Young business woman doing a financial planning
Sumber : Envato.com

Pertanyaan simpel ini pasti akan mencuat ketika bicara soal perencanaan keuangan, yaitu suatu bentuk evaluasi menyeluruh dari kondisi finansial seseorang pada masa kini dan masa mendatang. Memiliki perencanaan finansial ibarat peta yang memandu kamu mencapai tujuan akhir dengan melakukan langkah-langkah yang telah dirancang sebaik mungkin.

Bukan hanya menentukan cara apa saja yang akan dilalui, tetapi juga memperhitungkan jangka waktu yang dibutuhkan guna mencapai tujuan tersebut. Membuat financial planning akan membantu kamu disiplin dalam mengelola keuangan pribadi sehingga kamu pun terpacu untuk belajar menentukan prioritas.

Dengan memiliki rencana keuangan, kamu akan siap menargetkan tujuan finansial dalam jangka waktu tertentu. Penetapan target tersebut akan kamu barengi dengan persiapan action plan yang praktis. Plus, kamu punya sumber daya alias penghasilan guna mengeksekusi action plan tersebut. Kamu pun sudah punya backup plan jika sesuatu terjadi pada sumber daya tersebut.

Satu hal lagi, rencana keuangan kamu pasti akan berbeda pada setiap tahapan kehidupan. Contoh financial planning saat kamu lajang tidak bisa diaplikasikan begitu saja ketika kamu menikah.

Apalagi setelah ada pertambahan anggota keluarga, kamu perlu melakukan penyesuaian di sana-sini. Namun, asal kamu sudah paham dasarnya, mengubah perencanaan menurut siklus hidup bukan hal sulit.

Langkah Mudah Menyusun Financial Planning

Business women are checking the company performance chart.
Sumber : Envato.com

Sayangnya, sering kali orang terjebak pada mindset bahwa rencana keuangan yang ideal adalah ketika pemasukan lebih besar daripada pengeluaran. Artinya, pembuatan rencana keuangan sebatas memperbesar sumber daya saja. Padahal, tidak sesimpel itu.

Belum lagi kebiasaan membayar tagihan kredit dalam batas minimum yang berakibat pada bunga tagihan yang terus melonjak. Begitu juga dengan persepsi “menabung belakangan kalau ada uang sisa”, sampai tidak ada dana darurat.

Lalu, apa yang harus kamu lakukan untuk mengubah keadaan? Membuat rencana keuangan adalah solusi terbaik. Tidak terlalu sulit kok jika kamu mengikuti tujuh langkah menyusun financial planning sederhana untuk pemula berikut ini.

Buat blueprint keuangan pribadi

Bagaimana kamu bisa mewujudkan rumah impian tanpa membuat rancangannya lebih dulu? Di sinilah peran sebuah cetak biru begitu penting agar proses pembangunan rumah terarah. Kalau meleset pun tidak akan melenceng jauh dari rencana.

Maka, buat Blueprint of Your Money agar kamu punya bayangan jelas tentang perencanaan keuangan yang hendak disusun. Digagas oleh seorang financial expert, Ligwina Hananto, cetak biru keuangan pribadi kamu harus mencakup lima aspek ini, yaitu:

  1. Financial check up, bisa dimulai dari pencatatan keuangan
  2. Financial plan yang memuat judul, nilai, serta jangka waktu
  3. Proteksi, bisa berupa asuransi yang berperan melindungi tujuan finansial agar tetap bisa berjalan meski muncul risiko kecelakaan, sakit, atau meninggal
  4. Status harta dan utang, beserta akses keuangan ketika kondisi darurat
  5. Aset aktif yang bisa disiapkan setelah tujuan keuangan telah ada pada jalur tepat dan kondisi keuangan relatif sehat.

Tetapkan tujuan keuangan

Jangan memulai tujuan keuangan dengan sesuatu yang besar dan bombastis. Pilih tujuan keuangan yang sederhana lebih dulu, lengkapi dengan elemen judul, nilai, serta jangka waktu. Contoh, Dana Darurat 6 kali penghasilan dengan target tercapai setelah 12 bulan.

Coba buat perhitungan sesuai statusmu saat ini. Sebagai lajang, sebut saja pengeluaran rutin dan cicilan satu bulan adalah Rp3 juta dan Rp500.000. Karena itu, besaran dana darurat yang harus terkumpul 3 x Rp3,5 juta, yaitu Rp10,5 juta. Kemudian, kamu menargetkan dana darurat tersebut terpenuhi dalam periode 12 bulan. Jadi, per bulan kamu harus menyisihkan Rp875.000 per bulan.

Periksa kondisi finansial terkini

Langkah selanjutnya, kamu perlu tahu sejauh mana kemampuan keuanganmu terkini dengan melakukan pemeriksaan kondisi finansial. Data yang diperlukan adalah arus kas dan neraca. Seperti disebutkan di atas, pemeriksaan kondisi finansial bisa dimulai dari rutin mencatat semua pengeluaran selama satu bulan.

Untuk pemula, cara ini cukup ampuh dalam menelusuri ke mana penghasilan kamu pergi tiap bulannya. Dengan disiplin mencatat pengeluaran dan menelaah lebih lanjut arus kas pribadi, kamu bisa menilai seberapa sehat kondisi finansial saat ini dan mengambil langkah selanjutnya dalam perencanaan keuangan.

Pilih produk investasi sesuai bujet

Bagiamana cara mencapai tujuan keuanganmu? Pilihlah kendaraan yang tepat, seperti berinvestasi. Harus diakui, menabung saja tidak akan cukup karena inflasi selalu ada dan sumber dana keuangan kamu pun kemungkinan hanya itu-itu saja, seperti dari gaji bulanan atau honor kerja sampingan.

Oleh karena itu, sisihkan sebagian penghasilanmu untuk membeli produk investasi yang bisa jadi kendaraan mencapai tujuan finansial. Selain tabungan, pertimbangkan memilih instrumen berikut, antara lain logam mulia, reksa dana, dan deposito.

Pisahkan rekening bank sesuai fungsi

Kamu punya beberapa sumber penghasilan? Memisahkan rekening bank sesuai sumber penghasilan bisa jadi cara jitu untuk menjaga arus kas terpantau baik. Misalnya, gaji bulanan di rekening bank A kamu pakai untuk memenuhi kebutuhan hidup tiap bulan. Sementara itu, honor dari freelance di rekening B dialokasikan untuk tambahan tabungan dan investasi.

Trik ini bisa membuatmu tidak mudah tergoda untuk mengambil uang dari kantong lain yang tidak sesuai peruntukan. Ini akan membantumu lebih cepat mencapai tujuan keuangan bukan?

Manfaatkan otomatisasi

Tagihan adalah pengeluaran yang tidak boleh ditunda, sebagaimana sebuah kewajiban harus didahulukan daripada hak. Oleh karena itu, jangan tunda pembayaran tagihan hanya karena kamu khawatir uang bulanan habis.

Daripada lupa, lebih baik manfaatkan mode otomatisasi untuk mempermudah pembayaran tagihan. Contoh, bayar kartu kredit dan asuransi langsung dengan mendebit rekening bank di awal bulan. Lebih praktis!

Eksekusi sekarang juga

Semua rencana tetap rencana jika kamu tidak segera melakukan aksi nyata. Alih-alih memelototi detail tiap langkah yang kamu susun, lebih baik segera eksekusi satu per satu. Perlahan tapi pasti, kamu akan segera mendekati tujuan akhir yang dicita-citakan.

Demikian tujuh langkah menyusun financial planning yang bisa kamu praktikkan sendiri. Ingat, rencana tanpa eksekusi hanya sebatas wacana. Jadi, mulai sekarang juga ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here